Gunung berapi pernah memusnahkan tamadun Pompeii

Tragedi letusan Gunung Merapi mengingatkan kita tentang bala kemusnahan yang ditimpakan ke atas kaum-kaum yang melampaui batas. Saksikan video dokumentari kemusnahan Kota Pompeii akibat lgunung berapi yang hampir 2000 tahun tidak aktif tiba-tiba meletus, atas perintah ALLAH bagi memusnahkan kaum yang melampaui batas. Tidak mustahil bagi ALLAH untuk menjadikan Gunung Jerai meletus jika penduduk Kedah ingkar dan melampaui batas. Tidak pelik jika gunung-gunung di tanah tinggi Cameron dan Genting bertukar menjadi gunung berapi, meletup jika penghuninya yang sering melakukan maksiat. Renung-renungkan…

Al-qur’an mengisahkan kepada kita bahwa tidak ada perubahan dalam hukum Allah (sunnatullah):
“Dan mereka bersumpah dengan nama Allah dengan sekuat-kuat sumpah; sesungguhnya jika datang kepada mereka seorang pemberi peringatan, niscaya mereka akan lebih mendapat petunjuk dari salah satu umat-umat (yang lain). Tatkala datang kepada mereka pemberi peringatan, maka kedatangannya itu tidak menambah mereka kecuali jauhnya mereka dari (kebenaran), karena kesombongan (mereka) di muka bumi dan karena rencana (mereka) yang jahat. Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain orang yang merencanakannya sendiri. Tiadalah yang mereka nanti-nantikan melainkan (berlakunya) sunnah (Allah yang telah berlaku) kepada orang-orang yang terdahulu. Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah, dan sekali-kali tidak (pula) akan menemui penyimpangan bagi sunnah Allah itu” (QS. Al-Faathir, 35:42-43).
Begitulah, “…sekali-kali kamu tidak akan mendapat penggantian bagi sunnah Allah…”. Siapapun yang menentang hukum Allah dan berusaha melawan-Nya akan terkena sunatullah yang sama. Pompeii, yang merupakan simbol dari degradasi akhlaq yang dialami kekaisaran Romawi, adalah pusat perzinaan dan homoseks. Nasib Pompeii mirip dengan kaum Nabi Luth. Kehancuran Pompeii terjadi melalui letusan gunung berapi Vesuvius.
Gunung Vesuvius adalah simbol negara Italia, khususnya kota Naples. Gunung yang telah membisu sejak dua ribu tahun yang lalu itu juga dinamai “The Mountain of Warning” (Gunung Peringatan). Tentunya pemberian nama ini bukanlah tanpa sebab. Adzab yang menimpa penduduk Sodom dan Gommorah, yakni kaum Nabi Luth as, sangatlah mirip dengan bencana yang menghancurkan kota Pompeii.
Di sebelah kanan gunung Vesuvius terletak kota Naples, sedangkan kota Pompeii berada di sebelah timur gunung tersebut. Lava dan debu dari letusan maha dasyat gunung tersebut yang terjadi dua milenia yang lalu membumihanguskan penduduk kota. Malapetaka itu terjadi dalam waktu yang sangat mendadak sehingga menimpa segala sesuatu yang ada di kota termasuk segala aktifitas sehari-hari yang tengah berlangsung. Aktifitas yang dilakukan penduduk dan segala peninggalan yang ada ketika bencana terjadi kini masih tertinggal persis sama seperti ketika bencana tersebut terjadi dua ribu tahun yang lalu, seolah-olah waktu tidak bergeser dari tempatnya.
Pemusnahan Pompeii dari muka bumi oleh bencana yang demikian dasyat ini tentunya bukan tanpa maksud. Catatan sejarah menunjukkan bahwa kota tersebut ternyata merupakan pusat kemaksiatan dan kemungkaran. Kota tersebut dipenuhi oleh meningkatnya jumlah lokasi perzinahan atau prostitusi. Saking banyaknya hingga jumlah rumah-rumah pelacuran tidak diketahui. Organ-organ kemaluan pria dengan ukurannya yang asli digantung di pintu tempat-tempat pelacuran tersebut. Menurut tradisi ini, yang berakar pada kepercayaan Mithraic, organ-organ seksual dan hubungan seksual sepatutnya tidaklah tabu dan dilakukan di tempat tersembunyi; akan tetapi hendaknya dipertontonkan secara terbuka.
Lava gunung Vesuvius menghapuskan keseluruhan kota tersebut dari peta bumi dalam waktu sekejap. Yang paling menarik dari peristiwa ini adalah tak seorang pun mampu meloloskan diri dari keganasan letusan Vesuvius. Hampir bisa dipastikan bahwa para penduduk yang ada di kota tersebut tidak mengetahui terjadinya bencana yang sangat sekejap tersebut, wajah mereka terlihat berseri-seri. Jasad dari satu keluarga yang sedang asyik menyantap makanan terawetkan pada detik tersebut. Banyak sekali pasangan-pasangan yang tubuhnya terawetkan berada pada posisi sedang melakukan persetubuhan. Yang paling mengagetkan adalah terdapat sejumlah pasangan yang berkelamin sama, dengan kata lain mereka melakukan hubungan seks sesama jenis (homoseks). Ada pula pasangan-pasangan pria dan wanita yang masih ABG. Hasil penggalian fosil juga menemukan sejumlah mayat yang terawetkan dengan raut muka yang masih utuh. Secara umum, raut-raut muka mereka menunjukkan ekspresi keterkejutan, seolah bencana yang terjadi datang secara tiba-tiba dalam sekejab.
Dalam konteks ini, terdapat aspek dari bencana tersebut yang sangat sulit untuk dimengerti. Bagaimana bisa terjadi ribuan manusia tertimpa maut tanpa melihat dan mendengar sesuatu apapun?
Aspek ini menunjukkan bahwa penghancuran Pompeii mirip dengan peristiwa-peristiwa adzab yang dikisahkan dalam Alqur’an, sebab Alqur’an secara khusus mengisyaratkan “pemusnahan secara tiba-tiba” ketika mengisahkan peristiwa yang demikian ini. Misalnya, “penduduk suatu negeri” sebagaimana disebut dalam surat Yaasiin ayat 13 musnah bersama-sama secara keseluruhan dalam waktu sekejap. Keadaan ini diceritakan sebagaimana berikut:
“Tidak ada siksaan atas mereka melainkan satu teriakan saja; maka tiba-tiba mereka semuanya mati.” (QS. Yaasiin, 36:29)
Di surat Al-Qamar ayat 31, pemusnahan dalam waktu yang singkat kembali disebut ketika kehancuran kaum Tsamud dikisahkan:
“Sesungguhnya Kami menimpakan atas mereka satu suara yang keras mengguntur, maka jadilah mereka seperti rumput-rumput kering (yang dikumpulkan oleh) yang punya kandang binatang.”
Kematian masal penduduk kota Pompeii terjadi dalam waktu yang sangat singkat persis sebagaimana adzab yang dikisahkan dalam kedua ayat di atas.
Kendatipun semua peringatan ini, tidak banyak yang berubah di wilayah di mana Pompeii dulunya pernah ada. Distrik-distrik Naples tempat segala kemaksiatan tersebar luas tidaklah jauh berbeda dengan distrik-distrik bejat di Pompeii. Pulau Capri adalah tempat di mana para kaum homoseksual dan nudis (orang-orang yang hidup telanjang tanpa busana) tinggal. Pulau Capri diiklankan sebagai “surga kaum homoseks” di industri wisata. Tidak hanya di pulau Capri dan di Italia, bahkan hampir di seantero dunia, kerusakan moral tengah terjadi dan sayangnya mereka tetap saja tidak mau mengambil pelajaran dari pengalaman pahit yang dialami kaum-kaum terdahulu.

Hub Hiburan: Memang brilliant!

Negara kita akan menjadi hub pusat hiburan malam. Itulah plan transformasi ekonomi yang dicetuskan oleh seorang PM yang sangat cerdik lagi berpandangan jauh. Dalam banyak-banyak cara untuk memperkasakan ekonomi negara, hub pusat hiburan juga dipilihnya. Apakah cetusan ideanya ini benar-benar boleh mengubah ekonomi negara menjadi lebih baik, atau menuju ke arah negara berpendapatan tinggi?
Ya, tindakannya sangat sesuai untuk meningkatkan ekonomi negara. Orang-orang lemah akal seperti pak-pak ustaz tidak nampak potensi besar hub-hub hiburan, kerana meraka tidak pernah ke sana. Lihatlah bagaimana sejak akhir-akhir ini kita dapati banyak program-program hiburan dianjurkan. Akademi Fantasia, Malaysian Idol, Raja Lawak, Mentor dan suku-sakatnya, semuanya sudah dirancang dengan rapi untuk meresapi jiwa anak-anak muda dengan hiburan. Setelah anak-anak muda dan masyarakat sudah sebati dengan hiburan, maka inilah masa sesuai untuk jadikan Malaysia sebagai hub hiburan.
Akan memacu ekonomi? Ya, kerana pelanggan-pelanggannya sudah diasuh dari kalangan anak-anak muda. Ekonomi negara pasti akan meningkat, kerana masyarakat kita lah yang akan mengunjungi hub-hub hiburan. Dengan itu hub-hub hiburan akan menjadi pusat tumpuan ekonomi disamping hiburan yang disediakan. Malah, hiburan adalah senjata yang paling mudah untuk menarik orang ramai. Tidak seperti masjid, tidak semua orang suka ke masjid. Tidakkah PM kita sudah berfikiran jauh? Sudah tentu PM sudah berfikiran melampaui batasan zamannya, dibantu pula oleh isterinya tercinta.
Keyakinan pelabur? Pelabur-pelabur akan yakin dengan kemampuan Malaysia sebagai hub hiburan, kerana di Malaysia sudah ramai generasi AF, Mentor, Malaysian Idol dan sebagainya. Mereka-mereka yang gagal dalam persaingan program-program realiti hiburan tersebut masih berpeluang menjana ekonomi di hub-hub yang akan dimajukan. Dengan itu, para pelabur tidak perlu susah hati akan kekurangan tenaga penghibur. Para pelabur akan berduyun-duyun membanjiri Malaysia.
Semua rakyat setuju? Tidak semua rakyat setuju. Biasalah, setiap usaha baik atau buruk pasti ada penyokong dan penentang. Dalam konteks idea cetusan kerajaan, pastilah pihak parti pembangkang yang akan ke hadapan menentang. Itu biasa. PM tak perlu khuatir, asalkan PM disokong kuat isteri tercinta, itu sudah memadai.
Keberkatan ekonomi cara ini bagaimana? Keberkatan? Usah bimbang akan keberkatan. Kita hidup dalam negara sekular, memang tiada dalam kamus ekonomi kita mengenai keberkatan. Lihat negara-negara maju ekonominya, tidak dibincang pun isu keberkatan.
Aduh…. apa yang aku tulis ni? Kenapa aku mengampu PM? Kenapa aku sokong idea seburuk hub hiburan ini? Tidak! Aku sekali-kali tidak menyokong. Cuma idea gila ini menjadikan sistem sarafku bercelaru untuk seketika. Macamana boleh seorang PM bagi idea plan transformasi ekonomi seburuk ini? Kenapa kemaruk dengan hiburan?
Hiburan yang melampau bukanlah cara untuk membangunkan ekonomi, malah boleh meruntuhkan ekonomi sesebuah negara. Plan asalnya adalah, apabila rakyat kemaruk dengan hiburan, maka rakyat tidak akan berminat dengan ilmu dan pengajian, lebih khusus lagi, rakyat tidak akan minat dengan pendekatan beragama. Rakyat akan mudah menjadi jahil, dan terus jahil. Apabila rakyat jahil, lalai dan malas membaca, maka rakyat mudah ditipu secara terhormat. Rakyat mudah diperbodoh. Apabila rakyat jauh dari ilmu agama, mereka akan mudah menyokong apa jua tindakan kerajaan yang membelakangi agama. Malah ini adalah cara mujarab untuk mengekalkan kekuasaan parti pemerintah. Alasan ekonomi adalah kosmetik memperbodoh rakyat.
Kemajuan ekonomi negara, jika tiada keberkatan, akan meruntuhkan sesebuah negara. Apa guna negara kaya, tetapi akhlak dan moral masyarakat hancur lebur? Gejala sosial semakin membarah, bertambah parah. Hub-hub hiburan seterusnya akan menjadi pusat merekrut pelapis-pelapis baru untuk mendaftar di sekolah Ali Rustam. Akhirnya sekolah Ali Rustam akan bertambah cawangannya, akan majulah negara?
Orang-orang berkepala otak sekular memang begitu. Setiap tindakannya membelakangkan agama ALLAH. Mereka tidak nampak bahawa tindakan durjana itu kelak akan mengundang kemurkaan ALLAH. Apabila ALLAH menghendaki sesuatu yang buruk menimpa sesuatu kaum, sesebuah negara, maka tiada siapa pun dapat menghalang. Ketika itu, apa lagi erti kemajuan?
Ahh… kamu ini usah nasihat-nasihat mereka lagi… bukannya mereka dengar pun. Blog kamu ini bukannya mereka baca pun. PM tak layan blog murahan mcm blog kamu. lagipun mungkin hati mereka sudah ditutup untuk memahami kebenaran… Ada bisikan kepadaku supaya berhenti menulis untuk kali ini. Maka aku pun berhenti menulis. Sekian kali ini, lain kali aku tulis lagi, kerana aku tidak diberi ilmu untuk mengetahui samada hati seseorang itu sudah ditutup rapat oleh ALLAH atau pun tidak…
WaLLAHU a’lam.

First Lady Malaysia HINA Islam!

Islamic Fashion Festival… adalah majlis yang MENGHINA kesucian Islam! Mana JAKIM? Mana JAIS? Mana Mufti Harussani? Mana Mufti-mufti? Mana Menteri-menteri Agama? Manaa hangpa semuaaa?!!









Ni videonya sekali:

Dalang majlis penghinaan ini ialah…

Habis punah! ‘First Lady’ punya kerja rupanya. Apa dah jadi… apakah negara kita bakal menerima laknat dan bala ALLAH apabila para pemimpin-isteri pemimpin negara terok mcm ni?

Orang Melayu tak bangga dengan baju Melayu



Sekali kita baca berita ni, kononnya kita boleh berbanggalah, bahawa orang luar dapat menerima budaya (pakaian) tradisi kita. 65 angkasawan luar negara pakai baju melayu. Tapi yang pengantin melayu pulak bangga dengan style Barat. Jadi, tak apa yang nak dibanggakan dengan baju Melayu tu, jika orang Melayu sendiri tak bangga.
Mana PERKASA?

Pemimpin yang hebat akan dikenang sebagai pemimpin hebat

Pemimpin yang benar dan adil akan tetap dikenang sebagai pemimpin yang hebat, amanah, adil dan sebagainya, sekalipun terdapat cubaan memadamkan namanya dari lipatan sejarah. Manakala pemimpin yang jahat, sesat lagi merosakkan umat, akhirnya akan dicemuh dan dibongkar segala keburukannya sekalipun cuba ditonjolkan sebagai pemimpin yang hebat pada awalnya.
Dalam sejarah tamadun dunia amnya, nama-nama tokoh pemimpin yang benar, adil dan amanah tidak banyak disenarai , atau tidak masuk dalam carta pemimpin yang hebat. Tokoh-tokoh seperti Khulafa ar-Rasyidin, Umar Abdul Aziz, Harun ar-Rasyid, Salahuddin al-Ayubi, Muhammad al-Fateh, Umar al-Mukhtar, Sultan Abdul Hamid, dan banyak lagi, tidak banyak dikenali melainkan dalam sejarah ketamdunan Islam sahaja, yang sejarahnya ditulis oleh penulis Islam sahaja.
Dunia lebih membanggakan pemimpin-pemimpin berkiblatkan Barat dan non-Muslim. Hercules, Richard the Lion Heart, Martin Luther King Jr., Ronald Reagen, Adolf Hitler, Mussolini, dan ramai lagi tokoh-tokoh yang digazet sebagai pemimpin hebat di zamannya. Walhal pada hari ini, satu persatu keburukan mereka terbongkar, dan sememangnya boleh ‘membatalkan’ nama mereka dalam senarai pemimpin hebat.
Lihat kepada Mustafa Kamal attarturk yang menjatuhkan Sultan Abdul Hamid dan meranapkan penguasaan Khalifah Islam yang berpusat di Turki. Ketika naiknya Attarturk ini, dia digembar-gembur sebagai pemimpin agung yang akan membawa pembangunan dan kemajuan kepada rakyat Turki. Sistem pemerintahan khalifah kolot, lembab dan tidak membawa kemajuan seperti majunya negara-negara barat. Dia dianggap Bapa Pemodenan Turki yang dijulang ketika itu. Umat Islam yang terpengaruh dengan sekularisme Attarturk tidak sedikit. Attarturk ini dihighlight oleh dunia sebagai pemimpin agung Turki.
Hari ini nama Attarturk semakin buruk pada kacamata umat Islam. Sejarah penggulingan khalifah Islam oleh Attarturk menyebabkan dia semakin dihina, biarpun dia telah lama mati. Keburukan-keburukan diri dan pemerintahannya semakin terbongkar. Sekalipun pendokong dan pemelihara sistem sekular Turki membina imej Attarturk dan sekularismenya, rakyat Turki sendiri pada hari ini semakin mencemuhnya.
Lihat pula pada Sultan Muhammad al-Fateh. Hampir tiada dalam lipatan sejarah dunia. Antara 10-20 tahun lalu, tanyalah sesiapa antara kita tentang sultan hebat ini, hampir tiada siapa mengenalinya. Namanya sengaja tidak dijulang sebagai pemimpin hebat kerana bimbang akan menaikkan semangat anak-anak muda Islam. Hari ini, nama pemimpin hebat itu mewarnai seminar-seminar, forum-forum dan ceramah-ceramah pembinaan jatidiri. Generasi muda Islam semakin mengenali dan menjadikannya sebagai idola, dan sudah tentu meresahkan musuh-musuh Islam.
Umar al-Mukhtar, dilabel oleh penjajah sebagai pemberontak. Namanya diburukkan sebagai pemberontak pada zamannya. Perjuangannya membela umat Islam dan tanah airnya dipadam dan diputarbelit. Dia dihukum gantung sebagai hukuman memberontak dan menentang menentang penjajah Itali. Hari ini, nama Umar al-Mukhtar diangkat sebagai wira umat Islam, pemimpin yang hebat serta tokoh yang dikagumi. Selama berpuluh tahun namanya ‘tercemar’, kini mebjadi bersih dan bersinar. Ruh perjuangannya menjadi pembakar semangat generasi umat Islam hari ini.
Dalam sejarah kemerdekaan negara kita, tokoh-tokoh kemerdekaan seperti dato Bahaman, Tok Janggut, Haji Abdul Rahman Limbong, Dr Burhanuddin al-Helmi, Pak Sako dan seangkatannya tidak sefamous Tunku Abdul Rahman dan angkatannya. Seolah-olah mereka ini tiada sumbangan. Cubaan mendiamkan sejarah mereka dengan harapan generasi muda hanya akan kenal angkatan Tunku sahaja yang berjuang untuk kemerdekaan. Hari ini, tokoh-tokoh yang namanya cuba didiamkan dari sejarah muncul semula. Pemimpin yang tidak jujur mula terbongkar segala keburukannya sekalipun sejarah ditulis menyanjung mereka.
Wahai para pemimpin, dan juga kita semua. Walau hari ini kita boleh menutup kejahatan kita terhadap orang lain ,sekalipun media kita kuasai untuk menghiasi imej kita, ingatlah suatu hari nanti akan terbongkar juga, samada sebelum, atau selepas kita mati kelak. Begitu juga dengan kebaikan yang kita lakukan, tak perlu kita war-warkan untuk menunjuk-nunjuk. Jika kita ikhlas kerana ALLAH, ALLAH akan iktiraf sekalipun seluruh manusia buta mengenainya.
Dan katakanlah: “Beramallah kamu, maka ALLAH dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat amalanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (ALLAH) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (At-Taubah: 105)
WaLLHU a’lam

Isu ayaq kecik saja… sabaq laa


Entry kali ini, ambo nok guno Bahasa Kedah 😀
Isu ayaq naik harga di Kedah dan Penang. Fokus kat Kedah lah dulu. Harga ayaq naik. Bila ditanya kenapa harga naik? Bukankah PR selalu kritik kerajaan BN apabila naikkan harga barang, harga minyak, tarif letrik, kadar tol dan sebagainya? Mai dapat kuasa memerintah, PR pun gatai naikkan harga ayaq pulak? Bila ditanya kenapa naik harga, dijawabnya salah kerajaan dulu. Aisheh… kerajaan dulu pulak salah? MB dah bagi penjelasan. berapa kerat orang dengar pun tak tau. Media arus Umno/BN memang pandai letak perencah nak bagi panas.
Pimpinan tak pantas jawab isu ini. Penerangan kepada rakyat agak perlahan. Blogger-blogger pro-PR pun masih bingung nak pikir ayat macamana nak jelaskan kepada rakyat pasal isu ayaq ni. Bagi data, bagi statistik, dedahkan kepincangan pengurusan dulu memang boleh, tapi bukan semua rakyat iQ segenius MB. Bukan semua rakyat wala’ kepada MB seperti ahli-ahli PAS wala’ kepada Pesuruhjaya PAS. Masing-masing akan tanya ”awat harga ayaq naik”. masing-masing akan kata “kami dah tolak BN, kami takmau apa2 lagi alasan nak penaik harga ayaq”. lebih kurang macam tu lah agaknya. Depa bukan tau apa yang kerajaan negeri terpaksa tanggung. Depa hanya tak mau harga ayaq atau apa-apa harga naik selepas depa pakat ramai-ramai tolak BN. Takpalah… kita tunggu pimpinan negeri jawab dan bagi penjelasan. Depa bukan tak reti kehendak rakyat. Kita rakyat bersabaqlah.
Yang rakyat ni pulak melatah tak tentu kalu. Tak semua. yang pro- Umno/BN memang sah protes punya. Dah kerja depa memperlekeh apa yang PR buat. Itu biasa, sama macam PAS hentam apa yang BN buat. rasional ke tak rasional, itu kerja sesiapa yang jadi pembangkang. 😀
Yang herannya, ada dalam kalngan ahli dan penyokong PAS pon melath jugak. Sampai duk kata “kalau penaik harga ayaq jugak, baik tak payah undi PAS. sama saja dengan BN”… “kalau tak turun harga ayaq, kita pakat pejatuh laaa kerajaan PAS Kedah ni…biaq depa sedaq sikit”… “tu baru 3-4 tahun pegang negeri… dua tiga thun lagi apa pulak yg depa nak penaik”…
Baru naik harga ayaq sikit saja dah melatah, nak jatuhkan kerajaan negeri pulak tu. Nak sokong Umno/BN semula pulak kah? Kita tolak Umno/Bn bukan sebab harga barang naik saja. Kita tolak Umno/Bn sebab banyak karenah birikrasi dalam pentadbiran, banyak amalan rasuah, sistem keewangan yang tak telus, tidak serius tangani gejala sosial dalam masyarakat, tidak efektif dalam mencegah jenayah, menyusahkan kehidupan rakyat dengan kenaikan harga barang, petani merungut harga padi tak naik-naik walaupon harga beras naik, sistem pendidikan semakin caca merba dan macam-macm lagi. Sebab tu kita semua tolak BN. Kita ganti dengan PAS sekejap test market. Kalau OK, kita kekalkan. Kalau teruknya lebih daripda Umno/BN baru kita tumbangkan, naikkan parti lain, bukan Umno/BN, bukan PAS/PR. Kita nak yang lebih baik.
Masa PR mula-mula menang, MB umum cukai tanah turun hingga hampir 70%. Lega… kemudian umum pulak harga padi naik… petani lega walaupun naik tak banyak mana. Kemudian umum tolak urusan bawah meja (rasuah), umum pembinaan kampus baru Insaniah (pendidikan), umum pemindahan projek petroleum di Yan ke tengah laut (selamatkan tanah sawah penduduk), dan macam-macam lagi. Tu baru 3-4 tahun. Tak ka lega rakyat Kedah. Alih-alih umum harga ayaq naik sikit saja, pakat nak lari pi sokong Umno/BN balik? Marah harga ayaq naik sikit, nak tukaq balik kepada sistem pemerintahan yang ada rasuah, kronisme, karenah birokrasi, penindasan, dan macam-macam lagi? Letih lah kita kalau macam ni punya mentaliti.
Kita kenai sapa Ustaz Azizan MB kita tu. Dia pon kalau bulih nak bagi ayaq free kat kita semua. Mungkin takdak rezeki kita lagi masa ni. Baru 4 tahun memerintah, kalau nak banding dgn kerajaan sebelum ni dah lebih 50 tahun memerintah. Kalau nak compare pon, compare laa 50 tahun dgn 50 tahun. Harap kita rakyat kedah dapat bersabaq. Kan sabaq tu sebahagian adripada iman. Sabaq tu indah. ALLAH berama-sama dengan orang-orang yang banyak bersabaq.
Poster SADA: naik 2 sen saja…
WaLLAHU a’lam